Tips Memilih Obat Batuk Untuk Anak

tips memilih obat batuk untuk anak

tips memilih obat batuk untuk anak

Tips memilih obat batuk untuk anak – Jika datang musim pancaroba tentu penyakit batuk dan pilek banyak menyerang anak-anak. Sebagai orang tua kita harus pandai mengetahui jenis-jenis batuk dan pemilihan obat batuk yang tepat untuk anak. Berikut ini tipspedia akan mengulas tentang tips memilih obat batuk untuk anak.

Mengenal jenis-jenis Batuk

Batuk dan pilek adalah Salah satu penyakit yang akrab di musim pancaroba. Batuk sebenarnya tidak selalu harus dimusuhi karena merupakan salah satu mekanisme pertahanan tubuh. Udara yang keluar akibat batuk, misalnya, justru akan membuat segala sesuatu yang menghambat di saluran napas terbuang keluar. Terutama benda asing, cairan, atau lendir, sehingga saluran napas jadi bersih.

Oleh karena itu, batuk terkadang justru diperlukan untuk membuang semua yang menyumbat saluran napas. Batuk baru digolongkan berbahaya jika benda yang menghambat saluran napas tidak bisa dikeluarkan lewat mekanisme batuk.

Namun ketika anggota keluarga terkena batuk, Anda tak boleh lengah. Sebaliknya, anda harus memperhatikan penyebab batuk dan dalam keadaan bagaimana batuk terjadi. Pasalnya, selain batuk biasa yang masih dalam batas toleransi, ada juga batuk yang merupakan gejala penyakit. Kalau batuknya sangat sering, misalnya terjadi siang malam, bisa jadi ini merupakan gejala penyakit batuk yang harus diobati.

Selain itu, terdapat juga batuk yang disebabkan oleh adanya kelainan pada tubuh. Misalnya batuk akibat adanya rangsangan seperti alergi karena debu atau udara kotor, atau karena bau-bauan yang menyengat. Batuk bisa juga terjadi akibat kelainan atau penyakit yang terjadi di saluran pernapasan. Contohnya TBC, penyempitan saluran napas, atau penyakit paru yang lain.

Gejala alergi juga bias menyebabkan batuk pada bayi, baik alergi susu maupun debu. Bayi juga bisa mengalami batuk karena infeksi virus dan adanya aliran balik isi lambung ke arah jalan napas. Batuk semacam ini biasanya terjadi pada anak yang mempunyai masalah pencernaan.

Memilih obat batuk yang tepat

mengingat jenis batuk yang beragam, apakah penanganan batuk harus disesuaikan dengan penyebabnya seperti karena alergi, infeksi virus, atau kelainan fisiologis lain. Untuk pertolongan pertama, pemberian obat bebas boleh-boleh saja. Namun, jika anak sudah batuk berdahak, meski hanya sekali, sebaiknya Anda segera membawa buah hati ke dokter untuk membedakan apakah hanya flu biasa atau ada faktor alergi.

Mengenal jenis-jenis batuk juga sangat penting, apakah batuk kering atau batuk berdahak. Dengan mengetahui jenis batuk, kita bisa membeli obat batuk secara tepat dan berkonsultasi dengan apoteker.

Perhatikan juga komposisi obat batuk atau apakah obat batuk itu mengandung komponen lain yang bisa mengatasi penyakit selain batuk. Pasalnya, saat ini obat batuk kerap dikombinasikan dengan obat lain, seperti antihistamin dan analgesik.

Jenis obat batuk yang beredar di pasaran saat ini adalah antitusif (menekan batuk), ekspektoran (mengeluarkan dahak), dan mukolitik (mengencerkan dahak). Beberapa zat yang biasanya terdapat dalam obat batuk di antaranya antitusif untuk menekan batuk dan dekongestan (melegakan jalan napas), pengencer lendir, atau kombinasi. Dekongestan umumnya membantu melebarkan saluran napas atas dengan jalan mengurangi pembengkakan saluran napas di hidung.

Sebaiknya Anda berhati-hati ketika memakai obat batuk yang mengandung pengencer lendir. Khususnya untuk anak kecil yang otot-otot pernapasannya masih lemah. Selain tidak baik jika dipakai terlalu lama, lendir yang mengencer malah akan memenuhi saluran napas sehingga anak mengalami sesak napas.

Oleh karena itu, sebelum membeli obat batuk di toko obat atau apotek, pilih obat yang sesuai dengan batuk yang dialami anak. Yang pertama harus dilakukan, sebutkan keluhan sesuai usia. Yang juga harus diperhitungkan, mana yang lebih diutamakan, apakah batuknya atau mengencerkan lendirnya. Terkadang, batuk justru tidak boleh ditekan, karena kalau ditekan dan anak tidak batuk, bisa-bisa anak malah sesak karena lendir. Nah, jika anak tak juga sembuh lebih dari satu minggu, sebaiknya segera pergi ke dokter untuk dicari penyebab batuknya.

Demikian artikel tips memilih obat batuk untuk anak, semoga bermanfaat.

 

Pencarian Tips Memilih Obat Batuk Untuk Anak



Artikel Tips Memilih Obat Batuk Untuk Anak

loading...
Tips Memilih Obat Batuk Untuk Anak | admin | 4.5