Tips Diet Yang Baik

tips diet yang baik

tips diet yang baik

Tips diet yang baik – Banyak orang menganggap mengurangi asupan Makanan merupakan cara diet yang paling baik. Ternyata, mengurangi asupan makanan dalam tubuh dengan ketat belum tentu merupakan cara diet yang benar. Justru diet yang benar harus tetap  menjaga keseimbangan kalori yang masuk. Tujuannya agar metabolisme tidak terganggu dan justru akan menambah berat badan. Berikut ini tipspedia akan mengulas tentang tips diet yang baik.

Setiap orang mempunyai cara diet yang berbeda

Tujuan diet adalah menurunkan berat badan, tentunya tidak bisa dengan menganut kebiasaan dan pola makan orang lain. Kebutuhan kalori yang menjadi acuan merancang menu diet ini sangat ditentukan oleh banyak faktor, mulai, jenis kelamin, tinggi badan, aktivitas harian dan usia. Mengapa usia juga ikut berperan? Ini disebabkan orang yang berusia di atas 40 tahun mengalami perlambatan metabolism.

Mengetahui cara menghitung diet

Anda harus menghitung pasti berapa kalori yang dibutuhkan per hari, jika anda ingin menentukan jenis diet yang akan dijalani. Misal, dengan tinggi 165 tahun berusia 25 tahun maka dihitung dahulu berat ideal. Rumusnya, 0,9 x (TB-100) maka berat ideal untuk orang tersebut adalah 58,5 kg. Lalu hitung pula kebutuhan basal yakni dengan rumus BB ideal x 25 Kkal sehingga didapat hasil 1462,5 Kkal.

Jika sehari-hari hanya melakukan aktivitas ringan seperti menyetir mobil, membaca atau kerja kantoran, asupan kalori perlu ditambahkan sekitar 10%, menjadi 1608,75 Kkal. “Semakin berat aktivitasnya, penambahan asupan kalori juga semakin besar. Penambahan kalori pada aktivitas berat, maksimal hingga 50% dengan contoh aktivitas seperti panjat tebing dan atlit.

Orang tua perlu membatasi makan makanan yang enak-enak. Idealnya jika seseorang berusia di bawah 40 tahun tidak perlu ditambah lagi asupan kalori. Namun di usia 40 tahun ke atas, kalori perlu dikurangi karena faktor perlambatan metabolisme sekitar 5%. Sedangkan rentang usia 60-69 tahun dikurangi sekitar 10%, dan di atas 70 tahun 20%.

Pentingnya mengemil

Setelah mendapatkan hitungan kalori, selanjutnya Anda perlu membaginya menjadi 5 hingga 6 kali waktu makan. Yakni 3 kali makan besar dan 2 hingga 3 kali mengemil. Jangan melewatkan waktu makan !!

Penjelasannya, tubuh memiliki jam biologisnya sendiri. Pada saat sekitar 2 jam usai makan besar, gula darah akan  berada di titik maksimal. Selanjutnya gula darah turun dan tubuh merasa lapar. Inilah saatnya Anda menambah cemilan atau makanan ringan. Jika ini dibiarkan atau diabaikan, gula darah akan semakin turun dan selanjutnya Anda cenderung menyantap makanan pada waktu makan berikutnya.

Pentingnya menghitung kalori per porsi makan

Merencanakan apa yang akan disantap dan berapa kalorinya, juga sangat penting. Apakah jumlah total kebutuhan kalori harian ini dibagi dalam jumlah yang sama? Jawabannya adalah ‘Tidak’. Porsi makan dapat disesuaikan dengan kebiasaan namun sebaiknya tetap menyertakan cemilan. Misal, 20% total kalori untuk  sarapan (292,5 Kkal), 30% untuk makan siang (438,7 Kkal), 10% untuk cemilan pagi (146,2 Kkal), cemilan sore dan cemilan malam, lalu 20% untuk makan malam (292,5 Kkal). Hasil ini kemudian dikonversi dengan tabel jumlah kalori makanan. Tentunya, jika Anda menemui kesulitan sebaiknya konsultasikan saja dengan ahli nutrisi.

Itulah artikel tips diet yang baik, semoga bermanfaat untuk anda. Selamat mencoba..

 

Pencarian Tips Diet Yang Baik



Artikel Tips Diet Yang Baik

loading...
Tips Diet Yang Baik | admin | 4.5