Home » Info, Kesehatan » Tanda Hamil

Tanda Hamil

Tanda hamil minggu pertama

Tanda hamil minggu pertama

Tanda-tanda hamil – Ciri-ciri orang hamil – Tanda hamil. Haid yang datang terlambat bukanlah satu-satunya tanda awal kehamilan. Atau, ketika anda menganggap diri anda masih haid sekalipun, tidak berarti saat itu anda sedang tidak hamil. Lalu, apa saja tanda awal kehamilan khusus yang menunjukkan kalau Anda benar-benar hamil, segera setelah terjadi pembuahan, tubuh anda akan memproduksi sejumlah hormon kehamilan. Hormon-hormon inilah yang bertanggung jawab pada beberapa perubahan kondisi fisik anda, bahkan sebelum kehamilan anda terdeteksi oleh test pack.

Tanda hamil:

  • Bentuk payudara berubah

Jika terjadi kehamilan, maka payudara akan berubah menjadi lebih besar, hal ini disebabkan oleh meningkatnya produksi hormon esterogen dan progesteron. Selain itu kondisi payudara juga akan terasa makin lembut, hal ini menimbulkan rasa sensitif yang lebih tinggi, hingga payudara akan terasa sakit atau nyeri saat dipegang. Puting susu membesar pula dan warnanya akan semakin gelap, dering juga terasa gatal. Pembuluh vena pada payudara juga akan terlihat akibat penegangan payudara.

Selain itu terjadi  aktivitas hormon HPL (Human Placental Lactogen). Hormon tersebut diproduksi oleh tubuh saat ibu mengalami kehamilan untuk mempersiapkan ASI bagi bayi anda ketika terlahir ke dunia.

  • Munculnya bercak darah atau flek yang dan kram perut

Bercak darah ini muncul sebelum menstruasi yang akan datang, umumnya terjadi antara 8-10 hari setelah terjadinya ovulasi. Bercak darah ini disebabkan karena menempelnya embrio pada dinding rahim. Munculnya bercak darah pada saat kehamilan kadang di kira sebagai menstruasi.

Selain itu, keluarnya bercak darah biasanya diikuti oleh kram perut. Kram perut pada kondisi terjadinya kehamilan akan terjadi secara teratur. Dan kondisi kram perut ini,  akan terus berlanjut sampai kehamilan trimester kedua, sampai letak uterus posisinya berada ditengah dan disangga oleh panggul.

  • Mual dan muntah

Sekitar 50% perempuan yang mengalami kehamilan akan mengalamo mual dan muntah. Penyababnya adalah peningkatan hormon secara tiba-tiba dalam aliran darah. Hormon tersebut adalah HCG (Human chorionic Gonadotrophin). Selain dalam darah, peningkatan hormon ini juga terjadi pada saluran air kencing. Makanya, alat test pack kehamilan dilakukan melalui media air seni, hal ini dilakukan untuk mengukur terjadinya peningkatan kadar hormon HCG tersebut. Peningkatan hormon ini akan mengakibatkan efek pedih pada lapisan perut dan menimbulkan rasa mual. Rasa mual ini biasanya akan menghilang memasuki kehamilan trimester kedua. Jika, rasa mual dan muntah masih terjadi pada usia kehamilan trimester kedua, sebaiknya periksakan dan konsultasikan mengenai hal ini ke dokter anda, karena akan mengganggu kehamilan anda.

Mual dan muntah ini biasa di sebut morning sickness karena biasanya terjadi pada saat di pagi hari. Namun kenyataannya, mual dan muntah dapat terjadi pada siang dan malam hari juga. Bahkan morning sickness terjadi hanya ketika si ibu mencium aroma atau bau tertentu.

  • Sering buang air kecil

Setelah haid terlambat satu hingga dua minggu, keinginan untuk buang air kecil menjadi lebih sering dari kebiasaannya. Ini disebabkan janin yang tumbuh di rahim menekan kandung kemih dan akibat adanya peningkatan sirkulasi darah. Selain itu kandung kemih lebih cepat dipenuhi oleh urine dan keinginan untuk buang air kecil menjadi lebih sering. Peningkatan rasa buang air kecil juga disebabkan oleh peningkatan hormon kehamilan. Walaupun buang air kecil ini sering, jangan sampai membatasinya atau menahannya. Selain itu hindarkan dehidrasi dengan lebih meningkatkan masuknya cairan ke dalam tubuh.

  • Pusing dan sakit kepala

Gangguan pusing dan sakit kepala yang sering dirasakan oleh ibu hamil diakibatkan oleh faktor fisik,di antaranya: rasa lelah, mual, lapar dan tekanan darah, rendah. Sedangkan penyebab emosional yaitu adanya perasaan tegang dan depresi. Selain itu peningkatan pasokan darah ke seluruh tubuh juga bisa menyebabkan pusing saat ibu berubah posisi.

  • Rasa lelah dan mengantuk yang tidak seperti biasanya

Rasa lelah dan mengantuk pada ibu hamil selain disebabkan oleh perubahan hormonal, juga akibat bekerjanya beberapa organ vital seperti ginjal, jantung, dan paru-paru, semakin bertambah. Organ-organ vital ini tidak hanya bekerja untuk mencukupi kebutuhan ibu saja, namun juga untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. Perut ibu yang semakin membesar seiring dengan bertambahnya usia kehamilan juga memberikan beban tersendiri bagi tubuh ibu.

  • Sering sembelit

Sembelit terjadi akibat peningkatan hormon progesterone. Hormon ini selain mengendurkan otot-otot rahim, juga berdampak pada mengendurnya otot dinding usus sehingga menyebabkan sembelit atau susah buang air besar. Namun kelebihan dari hal ini adalah memungkinkan peyerapan nutrisi yang lebih baik saat hamil.

  • Sering meludah

Tanda kehamilan ini terjadi akibat pengaruh perubahan hormon estrogen, biasanya terjadi pada tiga bulan pertama usia kehamilan. Kondisi ini biasanya menghilang setelah kehamilan memasuki tiga bulan kedua

  • Naiknya temperatur tubuh

Jika terjadi kehamilan atau ovulasi, maka suhu tubuh ibu hamil akan meningkat. Kondisi ini akan bertahan selama terjadinya kehamilan. Kondisi ini tidak akan turun ke kondisi sebelum terjadinya ovulasi.

Itulah beberapa tanda hamil, semoga bermanfaat untuk anda.

Tanda Hamil

Pencarian terkait Tanda Hamil

Tags: , , , , , ,